CCB -Child Care Benefit- perjuangan dapet discount daycare di Australia -part 2-

Di posting sebelumnya saya baru cerita tentang imunisasi dan tfn. Memang agak ribet untuk bikin tfn apabila suami tidak ikut serta. Tapi kalau suami ikut sebagai dependant, ceritanya lain lagi. Sesampainya di Australia atau paling tidak setelah visa dependant granted, suami bisa daftar online. Kenapa harus nunggu sampai Australia? karena ATO (Australia Tax Office) punya semacam link kepada visa setiap pendatang. Kalau visa belum granted, ATO akan menyatakan bahwa suami tidak berhak mendapatkan TFN.

Sebagai tambahan, apabila kita tidak mau atau tidak sempat untuk melegalisir dokumen kategori A maupun B, kita bisa kirim langsung dokumen aslinya lewat pos. ATO akan langsung mengembalikannya pada kita lewat pos.

Imunisasi checked, TFN saya dan suami checked. Tinggal isi form CCB dan membawa dokumen-dokumen yang dibutukan ke centrelink. Untuk teman-teman yang berada di sekitar St. Lucia Brisbane, Centrelink terdekat ada di sekitar Towoong Village.Β  Kemarin saya membawa dokumen akta lahir mada, passpor saya, mada dan suami, surat keterangan penghasilan suami, surat keterangan penghasilan saya (didapatkan dari regional coordinator AAS), list imunisasi mada di Indonesia&Brisbane dan surat sertifikasi dari GP, serta surat kontrak saya dengan AAS. Kesemuanya dalam format asli. Pihak Centrelink akan meminta ijin untuk memfotokopi semua dokumen tersebut.

Ketika kita mendaftar untuk membuat CCB, kita akan diberikan customer number atau CRN (Customer Reference Number). Jangan sampe hilang atau lupa, karena kita akan membutuhkan nomor ini untuk setiap kegiatan yang berhubungan dengan childcare dan centrelink.

Apabila semua dokumen sudah lengkap, biasanya centrelink akan meneruskan pada bagian family assistance dan kita akan mendapatkan jawaban dari pihak mereka dalam waktu 6 minggu. Terkadang pihak family assistance meminta kita untuk menambah bukti dokumen seperti perjanjian sewa rumah. Saya tidak tahu pasti apa tujuannya, tapi dalam kasus saya, CCB saya tak kunjung diberikan karena saya tidak memberikan perjanjian sewa rumah yang diminta.

Setelah menunggu hampir 2.5 bulan, akhirnya CCB saya dikabulkan. Saya mendapatkan benefit 100% untuk 50 jam. Eits, jangan salah mengira, maksud dari benefit 100% bukan berarti tidak bayar sama sekali. Tetap bayar dengan diskon maksimal. Jadi dari harga 86.9 , dengan diskon saya cukup membayar 22 dollar per harinya (sudah termasuk CCB dan CCR). Jadi memang benar CCB ini sangat membantu meringankan biaya daycare yang mahalnya ga kira-kira.

Perasaan senang ketika CCB dikabulkan tidak bertahan lama, karena saya dapat surat cinta dari centrelink yang menyatakan bahwa imunisasi mada ngga update, sehingga CCB akan dibatalkan apabila dalam 1 bulan saya tidak update imunisasinya mada. Ah, apalagi ini, batin saya.

Saya coba telepon ke ACIR (Australian Childhood Immumisation Register), karena setiap imunisasi yang diselenggarakan di Australia baik oleh GP maupun yang dilakukan di City Council akan diteruskan ke badan ini. Ketika menelpon, ACIR akan meminta medicare number, apabila kita tidak memilikinya cukup sebutkan nama anak kita dan DOB nya. Dari keterangan petugas ACIR, saya mendapatkan informasi bahwa imunisasi mada di Indonesia belum dimasukkan kedalam list imunisasinya.

Setelah baca-baca di mbah google, saya tau bahwa saya harus menghubungi pihak city council. Ketika saya menelpon hotline brisbane city council, saya diberikan alamat email yang bisa membantu saya. Kurang dari dua hari saya mendapat response dari mereka dan kurang dari seminggu mereka telah update list imunisasi mada. Setelah dapat response dari pihak city council, jangan lupa untuk double check dengan pihak ACIR kembali.

Sebulan berlalu, saya yang sudah tenang-tenang karena merasa telah update imunisasinya mada kembali mendapat surat cinta bahwa CCB nya mada dibatalkan. Saya kembali ke centrelink untuk menanyakan kenapa ini bisa terjadi. Ternyata family assistance menyatakan bahwa format imunisasi mada tidak sesuai dengan yang mereka inginkan. Akhirnya saya menelpon ACIR untuk meminta list imunisasi mada yang dapat saya terima dalam 7 hari kerja. Saya kembali menunggu dengan argo childcare mada yang terus berjalan 😦

Ketika surat ACIR didapat, saya bolos kuliah dan langsung mendatangi centrelink untuk submit surat tersebut. Hati mulai merasa plong ketika centrelink menyatakan bahwa surat tersebut yang mereka inginkan. Setelah submit, saya menelpon family assistance (136 150) untuk menanyakan status imunisasi mada. Mereka bilang, list tersebut sudah mereka dapatkan. Tapi mereka tidak bisa update imunisasi mada karena mereka tidak punya informasi medicare number saya. Kepala mulai terasa pening. Bagaimana caranya saya bisa punya medicare number dengan student visa yang saya punya?

Setelah bertanya panjang lebar saya jadi tau ternyata centrelink sedang memperbarui sistem mereka. Sistem baru ini akan update semua list imunisasi dari ACIR lewat medicare number. Ini yang menyebabkan banyak sekali kasus seperti yang dialami oleh saya. Sistem yang baru belum mengakomodir orang-orang yang berhak mendapatkan CCB tetapi tidak memiliki medicare number.

Akhirnya pihak family assistance berjanji membantu saya untuk update imunisasi mada secara manual. Ia menyampaikan bahwa saya harus menunggu satu minggu.

Satu minggu berlalu saya belum mendapatkan hasil yang saya harapkan. Ketika saya check online melalui centrelink.gov.au, saya mendapati bahwa imunisasi mada belum update.

Saya menelpon kembali family assistance. Kali ini mereka bilang saya harus meminta tolong kepada ACIR untuk update imunisasi mada. Langsung saat itu juga saya telepon ACIR untuk meminta mereka update imunisasi mada, tetapi petugas ACIR bilang bahwa tidak ada yang bisa mereka lakukan karena list imunisasi mada yang ada di ACIR sudah updated. Merasa cape dipingpong, saya menghubungi kembali family assistance dan meminta untuk berbicara langsung kepada supervisor.

Dari supervisor yang saya hubungi, saya mendapatkan sedikit pencerahan. Dia bilang bahwa saya akan mendapatkan kabar dalam 2×24 jam. Saat itu hati saya sedikit lega, karena uang tabungan semakin menipis. Saya tidak mungkin kuat untuk membayar biaya daycare nya mada tanpa CCB.

2 hari berlalu saya belum juga mendapatkan kabar dari family assistance. Saya coba untuk check online, hasilnya masih 0. Dengan penuh perasaan kesal saya coba lagi untuk telepon family assistance. Saya ingat betul saya nyaris hopeless. Tidak tau harus bagaimana untuk bisa update imunisasinya mada.

Saya bukan satu-satunya mahasiswa yang membawa anak serta tanpa suami. Ada teman lain yaitu mba iin dan mba uli yang struggle sekolah sambil bawa anak. Tentunya kami semua sangat bergantung dengan CCB ini. Hot topic buat kami adalah CCB. Hahaha..

Ketika hopeless melanda, mba Iin mengusulkan untuk meminta bantuan international student advisor. Singkat cerita, sang advisor berjanji akan membantu kami dengan menghubungi contact centrelink yang ia punya.

Harapan untuk mendapatkan CCB kembali timbul. Akhirnya saya bisa kembali fokus kuliah.

Hampir 2 minggu berlalu, kabar dari international student advisor belum didapatkan. Akhirnya saya sudah bersiap untuk memberhentikan mada dari daycare. Padahal seminggu lagi saya akan menghadapi final exam. Beruntung saya memiliki teman-teman yang baik. Beberapa teman menawarkan saya untuk menjaga mada ketika saya ujian. Alhamdulillah, pertolongan Allah tidak pernah terlambat πŸ™‚

Siang itu, sebelum memutuskan untuk berhenti menggunakan jasa daycare, iseng-iseng saya cek status mada secara online. Tadadadadda…imunisasi mada sudah update, CCB granted. Alhamdulillaaaaah.. langsung buru-buru menghubungi emak-emak yang lain untuk tau bagaimana nasib mereka.

Ternyata mba Uli dan mba Iin masih mengalami kesulitan untuk update imunisasi anaknya. Saya berkesimpulan supervisor yang tempo hari menjanjikan saya untuk update imunisasi mada yang membantu saya, bukan pihak contact international student advisor.
Untuk memastikan status CCB mada, saya kembali menelpon family assistance dan mendapati bahwa memang saya kembali mendapatkan CCB. Tetapi CCB ini hanya berlaku sampai jadwal imunisasi mada berikutnya, which is 20 Dec 2013. Setelah tanggal itu, saya kembali harus melakukan prosedur yang sama, yaitu update imunisasi mada secara manual. Sigh. I guess this hate love relation will be continue until 2015..

Tips and Tricks:
1. Info dari mba Uli, ternyata yang harus dilakukan adalah meminta exemption untuk student under Australian Government Scholarship.
2. Siap-siap jebol di pulsa telpon. Ketika saya harus menelpon dengan sangat gencar, saya harus rela membayar 80 aud untuk tagihan telpon. Akan lebih baik untuk menambah kuota telpon sebelum tagihan jebol.
3. Karena high demand, kadang-kadang kita harus menunggu 30 menit sampai bisa dilayani oleh petugas family assistance, Saya pernah menelpon sampai 90 menit yang diakhiri oleh putusnya telepon. sedih. Jadi silahkan menelpon pada jam 8 pagi teng.
4. Jangan menyerah untuk menelpon family asisstance. Karena beda petugas, beda pula jawaban yang akan mereka berikan. Teruslah menelpon sampai ada petugas yang bisa menjawab masalah yang kita punya.
5. Daftar account online ke centrelink. Cukup menghemat waktu untuk cek payment dan status CCB.
6. Good luck!

Advertisements

6 Comments Add yours

  1. perjuangan ya mak, luar biasa kegigihannya. jadi pelajaran buat kita yang dimudahkan…kadang terlena.makasih mak

    1. Hi mak, pas apply CCB kemarin pake drama juga mak. Nangis plus ngomel. Saking keselnya aku nangis di telepon pas nelpon si family assistance.hihihi..
      thank you for spend your time to read this story πŸ™‚

  2. Diana says:

    Pengalaman yang sama dengan aku mba 😦 , aku gak sekuat dan sabar kaya mba dwi, jadinya anakku aku kirim balik ke Indo…hikss, pengen coba lagi apply sih tapi takut emosi lagi arrrrrggghh. Suami gak ikut juga ke Melbourne, jadi bingung pas mereka minta TFN suami, aku dah bikin surat pernyataan tapi tetap gak ada kelanjutannya.

    1. mba diana, coba apply lagi.Ikutin step2 yang kemarin aku jalanin, Insya Allah bisa. Walaupun jalaninnya pasti emosi, tapi pasti bisa kok mba, karna kita memang eligible untuk dpt CCB. good luck! πŸ™‚

  3. Bue Nuraya says:

    Sekedar menambahkan.. ada tulisan Mba Hesty di Neng Koala tentang CCB juga.. http://nengkoala.com/2012/04/17/semuanya-terasa-ringan-dengan-child-care-benefit-2/

    tips lain utk persiapan bagi yg masih di Indonesia: semua dokumen difotokopi dan dilegalisir di instansi yg mengeluarkan. Saya melegalisir surat nikah di kecamatan (perlu dari kelurahan dlu), akta kelahiran di kantor catatan sipil&kependudukan.. ALhamdulillah keduanya sudah bilingual.

    tentang imunisasi anak: sebelum berangkat siapkan&bawa record asli imunisasi.. misal belum lengkap tidak apa2.. nanti di-catch up di Australia dan it’s for free.. please check dengan health service providernya.. yg bayar adalah ketemu dokter utk memastikan anak sehat dan bisa diimunisasi (dicover OSHC).
    Yang saya lakukan: membuat tabel imunisasi mengadop jadwal imunisasi Australia (http://www.medicareaustralia.gov.au/provider/patients/acir/schedule.jsp) dengan menambahkan kolom kapan/ tanggal imunisasi tersebut sudah diberikan ke anak sesuai record yg dimiliki anak. Dengan tabel ini akan terlihat pada usia anak kita sekarang ada beberapa imunisasi yang ‘kurang’ dan perlu di catch up di Australia. Berikan tabel ini ke Nurse/ GP dan stl catch up imunisasi, nurse/ GP yang akan melapor ke ACIR utk meng-update informasi/ record imunisasi anak kita, baik yg sudah di Indonesia (berdasar tabel yg dibuat) dan yg baru saja di catch up. Setelah 2 minggu kita bisa meminta ACIR mengirimkan record terkini/ up dated record tsb dengan menelpon .
    Karena kita tidak eligible untuk Medicare kita bisa menyebutkan kalau kita international student. Yang saya lakukan adalah mengirimkan email request up to date Immunisation History Statement ke: CO.Immunisation.Section@humanservices.gov.au. Sebutkan jika kita international student. Siapa nama anak yg kita minta recordnya, tanggal lahir dan jenis kelaminnya. Jangan lupa pula sertakan alamat kemana history statement tsb akan dikirimkan. ga lama.. seminggu kemudian sampe deh si Immunisation History Statement dan bisa kita lampirkan untuk kelengkapan apply CCB πŸ™‚

    salam dari Canberra πŸ™‚

    1. mba Raya,
      matur nuwun sudah ditambahkan informasinya. Semoga jadi pencerahan buat emak-emak lain yang membutuhkan. πŸ™‚
      peluk dari bandung #lagipulangkampung hihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s